Rabu, 01 Desember 2010

Analisis TOWS, bukan SWOT ! Untuk Bisnis Apotek


 
Para pharmapreneur & pebisnis apotek sekalian…melihat tema diatas, adakah yang komentar semakna dengan ini : “Ah..apa bedanya TOWS ama SWOT ? Cuma dibolak – balik aja kan ! Dasar ga’ punya kerjaan aja”. Iya benar, secara penulisan memang demikian. Tapi ada suatu rahasia dibalik itu semua (sststst..jangan keras – keras, ada rahasia ! Hanya kamu & aku aja..). Sebelum melangkah jauh, saya akan ajak pharmapreneur & pebisnis apotek sekalian untuk mengingat lagi tentang analisis SWOT (sebelum nanti berubah jadi TOWS).
Kata SWOT  merupakan kependekan dari Strenght (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunity (Peluang), dan Threat (Ancaman). Analisis SWOT bisnis apotek merupakan metode analisis yang efektif untuk mengidentifikasi faktor – faktor internal dan eksternal, serta membuat kombinasi sebuah rancangan strategi dalam rangka memenangkan pertarungan bisnis apotek tersebut. Penggunaan analisis SWOT tidak akan pernah lepas dari faktor internal yang akan senantiasa bertemu dengan faktor eksternal bisnis tersebut. Strenght & weakness cenderung berperan sebagai faktor internal, sedangkan opportunity & threat cenderung merupakan faktor eksternalnya. Secara logika, bisnis apotek dikatakan kokoh bila pada kondisi strenght yang maksimal dengan opportunity yang maksimal pula. Pada posisi demikian, apabila weakness pada kondisi yang minimal & disertai threat yang minimal, maka keberhasilan bisnis apotek niscaya akan mudah diraih. Untuk lebih mempermudah pharmapreneur & pebisnis apotek dalam memahami hal ini, mapping berikut semoga bisa mambantu :


Berdasar mapping diatas, silahkan dibayangkan...apa jadinya bila sebuah bisnis apotek memiliki strenght yang minimal dengan opportunity maksimal ?...serta dihadapkan pada kondisi weakness yang maksimal serta adanya threat yang maksimal pula ? (tiarap aja deh...!!!).

Analisis TOWS, bukan SWOT !

“Apa bedanya sih ?”. Penasaran kan ? Lets ceck it out…Perbedaan analisis TOWS dengan analisis SWOT merupakan perbedaan sebuah cara pandang (Ngemeng – ngemeng, di Bukan Empat Mata, itu sering disebut Mind Set ! hehe..). Pada bisnis apotek, analisis SWOT yang dilakukan biasanya berlandaskan kondisi yang terjadi ”saat ini” atau bahkan ”masa lalu”. Perlu dibuktiin nih ?...boleh di tes, sediakan masing – masing waktu 1 menit. Satu menit pertama untuk menuliskan sebanyak mungkin tentang strenght yang anda miliki, dan satu menit berikutnya untuk menuliskan sebanyak mungkin weakness-nya. Lihat dan bandingkan, hampir dipastikan jumlah strenght yang tertulis akan lebih banyak dibandingkan dengan weakness-nya. Strenght yang telah disebutkan tadi begitu banyak tertulis karena menggunakan cara pandang ”saat ini” atau bahkan ”masa lampau” yang telah dilalui (ingin mengenang kejayaan masa lalu yach..hehe). Sedangkan weakness tertulis lebih sedikit karena bias pada pandangan ke belakang, yang cenderung memaafkan atas kelemahan – kelemahan yang ada, bahkan sampai terlupakan. Nah..disinilah titik masalahnya, analisis SWOT yang dimulai dengan strenght & weakness yang cenderung menggunakan titik tolak ”saat ini” atau ”masa lalu”, sungguh tidak relevan untuk menyambut ”masa depan”.
Sekarang rasakan bedanya dengan analisis TOWS. Analisis ini dimulai dari sebuah threat (ancaman) & opportunity (peluang) yang secara tidak langsung akan memaksa untuk mulai berorientasi pada ”masa depan”. Terlebih lagi bila secara nyata threat itu sangat mengancam, pasti deh akan mencari peluang – peluang untuk masa depan. Tentu analisis TOWS ini lebih obyektif untuk menyusun strategi – strategi bisnis apotek menuju sengitnya sebuah kompetisi. Berikut tersaji contoh mapping analisis TOWS untuk sebuah bisnis apotek.

TOWS Analysis
STRENGH
WEAKNESS
apotek = 4 apoteker
apoteker = lulusan baru
modal kerja kuat
sistem administrasi manual
letak strategis (mudah diakses)
tempat parkir terbatas
harga terjangkau
item belum banyak
tempat nyaman
kursi ruang tunggu terbatas
OPPORTUNITY
S*O - Strategy
W*O - Strategy
Apotek kompetitor blm "Convert Service into Care"
Lakukan Care, bukan sekadar Service !
Perbanyak jam praktek apoteker
Harga di atas psikologis pasar
Bikin "sensational over" : harga.
Perkuat ketertiban catatan data manual
Apotek kompetitor kurang strategis
Papan nama diperbesar
Fokus item pareto "A" & "B"
Ada praktek dokter baru
Kerjasama dg dokter baru
Kecepatan pelayanan
THREAT
S*T - Strategy
W*T - Strategy
Sudah ada 2 apotek lama
Brand lebih Care dibanding kompetitor
Tanda tata cara parkir
Salah 1 apotek kompetitor ada praktek dokter
Penguatan market share : health care
Aktif ikut training / seminar bisnis apotek
Salah 1 apotek yang lainnya telah menjalin kerjasama dengan RS
Bikin kerjasama apotek rekanan
*properties : roviq adi prabowo.

Mapping diatas menyimpulkan sebuah strategi yang didasarkan atas adanya threat & weakness yang harus diatasi dengan strenght & opportunity. Secara garis besar akan terangkum seperti berikut :

  1. Strenght harus dimaksimalkan bila menangkap adanya opportunity
  2. Strenght yang kuat digunakan untuk mencegah adanya threat
  3. Atasi weakness dengan adanya opportunity
  4. Minimalkan weakness dan cegah threat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar